Filsafat Umum

Posted on August 3, 2007. Filed under: Filsafat |

FILSAFAT UMUM

Z. Fikri

(M.Ag., IAIN Sunankalijaga Yogyakarta;

MA in Philosophy University of Nottingham England)

Office: Fak. Dakwah IAIN Antasari, Jl. A. Yani KM. 4.5, Phone: 0511-325771

————————————————————————————–

Tujuan: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa/i diharapkan: (1) mampu berfikir analitis, kritis, argumentatif, imaginatif dan kreatif; (2) dapat mengkomunikasikan pikiran melalui lisan dan tulisan dengan jelas dan mudah dipahami; (3) dapat bertindak berdasarkan pemahaman.

Pokok Bahasan

I. Intro

ü Mengenal Filsafat: Asal-usul filsafat, sifat dasar, peranan dan definisi.

II. Kebenaran

ü Kebenaran: koherensi, korespondensi, pragmatis;

ü Kebenaran dan keyakinan; kesalahan kategoris; Self-contradictoriness.

III. Pengetahuan

ü Pengetahuan: Jenis-jenis pengetahuan; analisis pengetahuan.

ü Sumber pengetahuan: persepsi; introspeksi; memori; akal; wahyu; intuisi; testimoni.

IV. Konsep

ü Definisi konsep; Konsep dan pengalaman

V. Pengetahuan Sainstifik

ü Hukum, teori, dan eksplanasi.

ü Korespondensi dan koherensi

ü Masalah induksi.

VI. Agama

ü Bukti adanya Tuhan

ü Makna dan kebenaran dalam agama

Bacaan Pengantar:

Louis O. Kattsoff. Pengantar Filsafat. terj. Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986.

Burhanuddin Salam. Pengantar Filsafat. Jakarta: Bumi Aksara, 1988.

Franz Magnis-Suseno. Filsafat Sebagai Ilmu Kritis. Yogyakarta: Kanisius, 1992.

Jan Hendrik Rapar. Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia, 2000.

Jujun S. Suriasumantri. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Sinar Harapan, 1984.

Beerling et al. Pengantar Filsafat Ilmu. terj. Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986.

Kenneth T. Gallagher. Epistemologi (Filsafat Pengetahuan). Disadur oleh P. Hardono Hadi. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

David Trueblood. Filsafat Agama. Terj. M. Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang, 1965.

Alwi Shihab. Islam Inklusif. Bandung: Mizan, ….

Bacaan Bagi yang bisa Bahasa Inggris:

John Hospers. An Introduction to Philosophical Analysis. London: Routledge, edisi 3, 1990.

Deskripsi Pokok Bahasan

Pertemuan 1

Mengenal Filsafat: Asal-usul filsafat

Pada sesi ini kita akan membahas asal-usul filsafat. Kenapa manusia ingin tahu dan bertanya? Kenapa manusia, walau sudah tahu, tetap ingin bertanya?

Bacaan:

Jan Hendrik Rapar. Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Pertemuan 2

Mengenal Filsafat: Sifat dasar, peranan dan definisi

Filsafat sudah terlanjur terkesan sulit dan ‘melangit’. Apakah filsafat tidak punya kegunaan praktis? Apakah sifat dasar filsafat? Apakah peranan filsafat bagi ilmuan, agamawan, dan kehidupan sehari-hari? Apakah itu filsafat? Para filsosof berbeda pendapat tentang definisi filsafat. Namun, sebagai titik tolak awal kita akan melihat beberapa definisi filsafat.

Bacaan:

Jan Hendrik Rapar. Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Pertemuan 3

Kebenaran

Apakah kebenaran? Pernyataan yang benar? Apakah hubungan kebenaran dan fakta? Realitas? Apakah kriteria kebenaran? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan itu akan kita lihat pada teori koherensi, korespondensi, pragmatis. Kita juga akan membahasa hubungan kebenaran dan keyakinan. Apakah yang dimaksud bahwa seseorang meyakini sesuatu pernyataan adalah benar? Kesalahan apa yang terdapat dalam analisis kebenaran? Kesalahan kategoris? Self-contradictoriness?

Bacaan:

Jujun S. Suriasumantri. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Sinar Harapan, 1984.

Pertemuan 4

Pengetahuan

Pada sesi ini kita akan membahas jenis-jenis pengetahuan berdasarkan objeknya. Apakah objek pengetahuan? Atau apakah yang kita ketahui? Apa perbedaan mengetahui sesuatu, mengetahui cara melakukan sesuatu, dan mengetahui bahwa sesuatu adalah begini-begitu?

Bacaan:

Louis O. Kattsoff. Pengantar Filsafat. terj. Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986.

Kenneth T. Gallagher. Epistemologi (Filsafat Pengetahuan). Disadur oleh P. Hardono Hadi. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Pertemuan 5

Pengetahuan

Analisis pengetahuan adalah pokok bahasan pada sesi ini. Apakah unsur-unsur pegetahuan? Apakah hubungan pengetahuan dengan keyakinan, kebenaran, dan bukti? Apa perbedaan pengetahuan dan tebak-keberuntungan?

Bacaan:

Louis O. Kattsoff. Pengantar Filsafat. terj. Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986.

Kenneth T. Gallagher. Epistemologi (Filsafat Pengetahuan). Disadur oleh P. Hardono Hadi. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Pertemuan 6

Konsep

Pada sesi ini kita akan menganalisis definisi konsep; hubungan konsep, bahasa dan pengalaman. Apakah yang dimaksud dengan konsep? Apakah konsep adalah bawaan sejak lahir (innate)? Apakah konsep berasal dari pengalaman? Apakah semua konsep berdasarkan pengalaman?

Bacaan:

Kenneth T. Gallagher. Epistemologi (Filsafat Pengetahuan). Disadur oleh P. Hardono Hadi. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Pertemuan 7

Pengetahuan lanjutan…

Bagaimana kita mengetahui bahwa sesuatu adalah begini-begitu? Darimanai kita tahu? Pada sesi ini kita kan membahasa sumber pengetahuan, yakni: persepsi; introspeksi; memori; akal; wahyu; intuisi; testimoni.

Bacaan:

Jujun S. Suriasumantri. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Sinar Harapan, 1984.

Pertemuan 8

Middle Test

Pertemuan 9

Pengetahuan Sainstifik

Hukum, teori, dan eksplanasi adalah pembahasan pada sesi ini. Apakah perbedaan hukum preskriptif dan hukum deskriptif? Apakah makna “hukum alam”? Apakah perbedaan “memahami” dan “menjelaskan/eksplanasi”? Apakah itu teori sainstifik? Bagaimana mengkofirmasi teori sainstifik? Apa beda konfirmasi dan falsifikasi?

Pada sesi ini kita juga akan membahas teori kebenaran korespondensi, koherensi, dan pragmatik dalam teori sainstifik.

Bacaan:

Jujun S. Suriasumantri. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Sinar Harapan, 1984.

Pertemuan 10

Masalah Induksi

Sains bekerja dengan metode induksi. Hukum alam ditarik dari metode induksi, kemudian hukum tentang alam juga berlaku untuk ke depan. Metode induksi bekerja berdasarkan kejadian-kejadian yang sudah diketahui, lewat dan lampau. Lalu bagaimana kejadian yang akan datang dapat dijangkau oleh metode induksi? Apakah asumsi dasar metode induksi tentang alam? Apakah alam uniform? Teratur?

Bacaan:

Kenneth T. Gallagher. Epistemologi (Filsafat Pengetahuan). Disadur oleh P. Hardono Hadi. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Pertemuan 11

Agama

Apakah Tuhan ada? Apakah yang dimaksud dengan “ada”? Jika Anda yakin Tuhan ada, darimana Anda tahu? Apa bukti bahwa Tuhan ada? Pada sesi ini kita akan membahasa argumen-arugumen tentang adanya Tuhan, kelebihan dan kelemahan masing-masinmg argumen.

Bacaan:

Louis O. Kattsoff. Pengantar Filsafat. terj. Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1986.

David Trueblood. Filsafat Agama. Terj. M. Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang, 1965.

Alwi Shihab. Islam Inklusif. Bandung: Mizan, ….

Pertemuan 12

Agama lanjutan

Agama tidak hanya satu. Ada banyak agama. Apakah semua agama benar? Atau hanya satu agama saja yang benar? Apa maksud dan makna “benar” dalam agama? Pluralisme agama, makna dan kebenaran dalam agama adalah pokok bahasan pada sesi ini.

Bacaan:

David Trueblood. Filsafat Agama. Terj. M. Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang, 1965.

Alwi Shihab. Islam Inklusif. Bandung: Mizan, ….

Pertemuan 13

General Review

Make a Comment

Make A Comment: ( 1 so far )

blockquote and a tags work here.

One Response to “Filsafat Umum”

RSS Feed for Shariah @ National Law Comments RSS Feed

marillah kita berfilsafat dengan iman sesuai dengan agama yang dianut tidak membedakan dan tidak menyesatkan agar dapat lebih bijak dan potensial serta berfikir positif sesuai dengan kemampuan masing masing individukerena masih banyak mahasiswa di kota kecil( Pamekasan)yang belum memahami filsafat.(dalam arti sebenarnya.

>>>>memang tersedia dua jalan mas tommy: (1) berfikir baru beriman;(2) beriman baru berfikir (fikri)<<<<

tommy
October 22, 2007

Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...